Cara merawat diri

Girls, ini cara kamu mengetahui kulitmu yang rusak karena ketidak cocokan kosmetik part 2 I Iritasi dan jerawat I Skincare remaja

 







3. Wajah menjadi sangat kering atau sangat gemuk.

Dampak perawatan kulit tidak cocok dengan wajah. Selain membuat wajah yang sangat kering, dampak negatif dari perawatan kulit yang tidak cocok adalah membuat kulit sangat gemuk.

Faktor kausal.

Wajah kering: Kulit terlihat retak atau berkerut dan terasa sangat kering. Penyebab perawatan kulit tertentu mengandung pH terlalu asam atau terlalu rendah. Oleh karena itu, mempengaruhi pH alami kulit yang cenderung asam. Kulit yang tidak memadai dengan bahan-bahan seperti derivatif mineral dan alkohol juga menyebabkan wajah sangat kering.

Minyak Wajah: Produk kulit kulit yang memiliki konsentrasi zat yang terlalu kuat dalam mengurangi minyak yang berlebihan sebenarnya dapat merusak kulit kulit dan menghasilkan kelenjar minyak akan menghasilkan lebih banyak minyak.

Gejala:

1.       Rumit

2.       Skuama

3.       Kulit terkadang disertai dengan gatal.

4.       Kulit dan pori sangat gemuk

Produk

Hindari sabun dengan pH alkali yang erosi kulit alami pH sehingga kulit bisa mengeringkan kulit. Selain menghindari produk untuk perawatan kulit dengan alkohol, Godan, Paraben, Sodium Natrium Sodium Sodium Sodium (SLS), Dietenolamine (DEA), Monoethanolamine (MEA)) dan Triethanolamamin (Teh), aroma pewarna dan sintetis,

 

4. Fotosenitivitas

Photosensitivitas adalah kondisi kulit yang ekstrem ketika terpapar sinar matahari dan sumber cahaya lainnya. Sensitif terhadap UV dan cahaya ini dapat memicu penampilan kulit panas jika dibuka untuk waktu yang lama. Dampak lain dari fotosensitivitas adalah kerusakan kulit dan kanker kulit.

Faktor kausal.

Reaksi pemotretan ini terjadi, salah satunya terpapar pada produk perawatan kulit yang mengandung zat yang mengubah kimia. Ada dua jenis fotosensitivitas, yaitu, Phototoksik dan Photoelgi.

Untuk Photosis, reaksi berasal dari penggunaan obat (doxycycline dan tetrasiklin) sebagai fungsi dari jumlah bahan yang digunakan atau jumlah paparan UV di bagian-bagian tertentu dari wajah, tangan dan tangan. Letusan ketika Ardor muncul sekitar 24 jam setelah paparan sinar matahari.

Sialan adalah reaksi yang muncul karena efek samping dari obat dan karena penggunaan kosmetik, perawatan kulit dan tabir surya. Jika Kamu menggunakan produk untuk perawatan kulit, itu tidak cocok, Kamu dapat mengalami foto beberapa hari atau seminggu setelah digunakan. Dan bahkan lebih buruk, bahkan jika penggunaannya telah berhenti, itu selalu dapat tunduk pada makna paparan yang sensitif terhadap sinar matahari yang berlangsung beberapa tahun.

Gejala:

1.       Kulit menjadi sangat sensitif terhadap matahari.

2.       Perubahan kulit kemerahan

3.       Hiperpigmentasi, menyakitkan, gatal dan deskuamasi.

4.       Letusan Kulit Kulit (Sunburn)

5.       Tautan berisi cairan.

Produk

Produk untuk perawatan kulit dengan agen pencahayaan hidroquinum (agen kelelahan hydroquinon) yang menghambat produksi kulit melanin, membuat kulit rentan terkena radiasi UV yang berbahaya.

Selain itu, Hydroxy Alpho Acid (seperti asam glikolat) atau AHA yang membantu kulit eksfoliasi juga harus dipantau. AHA bekerja untuk mengikis permukaan luar kulit sehingga kulitnya lunak.Kosmetik dengan bahan-bahan seperti Benzool Peroksida memiliki pengaruh buruk yang dapat mendorong perubahan kimia pada wajah sehingga kulit sensitif terhadap cahaya. Bahan-bahan ini ditemukan dalam produk penipisan kulit dan kontribusi jerawat.

 

5. Alergi

Hasil penelitian dermatologi pada tahun 2010 menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga dari 900 peserta memiliki alergi terhadap bahan kosmetik. Alergi terhadap produk tertentu umumnya disebut sebagai dermatitis kontak alergi. Beberapa area rentan bereaksi adalah wajah, mata, bibir, telinga, dan leher.

Faktor kausal.

Jika iritasi disebabkan oleh faktor-faktor non-imun, alergi terjadi karena respon imun. Respons imun ini terjadi setelah menggunakan produk dengan isi bahan yang mengandung alergen.

Gejala:

1.       Gatal

2.       Kulit kemerahan

3.       Nodul berair muncul

4.       Soaring

5.       Bidura.

Produk

Produk yang umumnya menyebabkan reaksi alergi adalah produk perawatan kulit dan makeup. Selain itu, parfum sintetis dan pengawet juga dikonversi menjadi pemicu alergi. Misalnya, Paraben, Phenoxyethanol, Imidazolidinyl Urea, Methylchlorisothiazolinone, Quaternium-15, Hytenantine DMDM ​​dan Formaldehyde.

Jika kulit Kamu rentan dan sensitif terhadap parfum buatan, itu adalah ide yang baik untuk memilih produk dengan label "parfum" atau tidak parfum.

baca halaman pertamanya di sini

Comments